Selasa, 08 Oktober 2013
Download RPP SD Kurikulum 2013 Lengkap
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dengan implementasi Kurikulum 2013 dapat didownload secara bebas di internet. Baik contoh RPP Kurikulum 2013 yang dibuat oleh lembaga resmi maupun perseorang. Tetapi bagi guru sudah seharusnya mampu untuk membuat RPP sendiri.
RPP merupakan implementasi dari silabus sebagai program pengajaran. Penerapan Kurikulum 2013 menyebabkan perubahan kompetensi dasar dan metode pembelajaran yang menggunakan metode tematik integratif. Materi yang dipelajari kaitkan dengan sebuah tema, sistem mata pelajaran tidak begitu terlihat.
Telah Dirilis Aplikasi Dapodik Terbaru Tahun 2013
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis aplikasi data pokok pendidikan terbaru atau Aplikasi Dapodik Tahun 2013. Aplikasi Dapodik ini untuk menghimpun data terkait sarana prasarana sekolah, siswa, dan tenaga pendidik (guru).
Aplikasi Dapodik sudah diperkenalkan mulai tahun lalu sebagai dasar pemberian segala jenis tunjangan, seperti tunjangan profesi, tunjangan fungsional, tunjangan khusus dan bentuk bantuan lainnya, seperti BOS dan BSM. Dapodik menjadi sesuatu hal yang penting sebagai sumber data.
Cara Download Aplikasi Dapodik Terbaru 2013
Aplikasi pendataan pendidikan dasar Data Pokok Pendidikan atau Aplikasi Dapodik 2013 telah resmi dirilis. Semua operator pendataan atau operator sekolah diminta untuk mendownload Aplikasi Dapodik terbaru ini. Para operator sekolah diharapkan mempelajari dokumentasi Aplikasi Dapodik 2013 yang telah mengalami penyempurnaan dari versi sebelumnya.
Aplikasi Dapodik dengan Installer Dapodikdas v 2.0 (build 0210130120) dapat didownload di situs resmi Data Pokok Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Aplikasi Dapodik 2013 sangat berbeda dengan Aplikasi Dapodik sebelumnya, misalnya aplikasi ini tidak ada back up lokal untuk pindah-pindah PC (laptop).
Cara Mendapatkan Bantuan Siswa Miskin (BSM)
Untuk mendapat Bantuan Siswa Miskin (BSM) keluarga penerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) membawa KPS (Kartu BSM) dan Kartu Keluarga (KK) ke sekolah tempat siswa atau anaknya terdaftar. Apabila Kepala Keluarga tidak memiliki KK atau Nama Kepala Keluarga tidak sama dengan nama di KK dapat diganti dengan Surat Keterangan dari Ketua RT atau Kepala Desa.
Setelah keluarga penerima KPS mendaftarkan BSM anaknya ke sekolahnya, Kepala Sekolah harus membuat rekapitulasi penerima BSM di sekolah masing-masing untuk kemudian disampaikan kepada Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di wilayahnya.
Mulai Tahun Ini Ujian Nasional (UN) SD Ditiadakan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) secara resmi mengumumkan Ujian Nasional (UN) untuk jenjang SD mulai tahun ini ditiadakan. Mulai tahun pelajaran 2013/2014 ujian nasional untuk SD tidak dilaksanakan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Dalam pasal 67 dapat disimpulkan bahwa pemerintah menugaskan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) untuk menyelenggarakan ujian nasional untuk pendidikan dasar dan menengah, kecuali untuk jenjang SD/MI/SDLB dan bentuk lain yang sederajat. Wamendikbud, Musliar Kasim mengatakan Kemendikbud tidak akan melanggar ketentuan dalam PP tersebut.
Sabtu, 01 Juni 2013
Puluhan Dalang Cilik Unjuk Kebolehan Di Pendopo Wedya Graha
Guna
melestarikan budaya seni tradisional khususnya wayang kulit, puluhan
dalang usia pelajar SD dan remaja unjuk kebolehan memerankan lakon dan
memainkan wayang kulit selama 40 menit dalam pentas seni bertema
festival dalang dan kerawitan usia SD di Pendopo Wedya Graha selama dua
hari mulai Kamis 30 – 31 Mei 2013.Dalam festival ini setiap dalang berikut para pengrawit diberikan durasi waktu selama 40 menit untuk mereka manfaatkan menceritakan lakon yang dibawakan sekaligus berbagai karakter wayang.
Selain itu tingkah laku dan suara wayang yang tentunya berbeda antara peran sesuai tokoh wayang satu dengan lainnya merupakan syarat mutlak memerlukan keahlian khusus bagi seorang dalang.
Pada festival dalang cilik ini diikuti tidak kurang dari 25 peserta dan grup kerawitan dari pelajar setingkat SD dan SMP demikian juga ada juga yang terlihat dari beberapa UPT Pendidikan dari 19 kecamatan.
Pada hari pertama, festival dibuka dengan tampilnya salah satu dalang cilik dari UPT Widodaren mengambil lakon Jabang Tetuko dan diteruskan tampilnya Niken Ayu Pratiwi yang merupakan dalang cilik dari UPT Kecamatan Paron dengan lakon Wahyu Irawan.
Sedangkan pada hari kedua 13 dalang berikut kerawitan akan berunjuk kebolehan untuk merebutkan tropy dari Bupati Ngawi. Sukadi ketua panitia festival dalang cilik dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Olahraga (Disporabudpar) Kabupaten Ngawi menjelaskan pihaknya melibatkan tiga dewan juri dari Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi).
Urainya, tiga dewan juri tersebut seperti Ki Suluh Juniarsah dari Pepadi Kabupaten Klaten, Ki Juworo Bayu Kusumo dari Pepadi Kabupaten Sragen dan Ki Halintar Cokro Padnobo dari Pepadi Kabupaten Surakarta.
Para dewan juri tersebut ungkap Sukadi, akan memberikan penilaian mendasar beberapa point penting sesuai dasar seni pedalangan wayang kulit termasuk iringan musik gamelan dari para pengrawit. “Dalam memberikan nilai para dewan juri ini mengacu pada sabet, ontowecono atau karakter suara dan terakhir pada penilaian iringan gamelan harus pas,” kata Sukadi.
Selain itu tambahnya, festival dalang cilik merupakan bagian dari agenda dalam peringatan HUT Kabupaten Ngawi ke-655. Sementara Ir Budi Sulistyono Bupati Ngawi memberikan apresiasi tersendiri atas terselenggaranya festival dalang cilik dan kerawitan yang bakal menjadi agenda rutin ini.
Jelasnya, wayang kulit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelestarian budaya Jawa yang adiluhung. “Melalui festival dalang ini sangat kita harapkan bersama nantinya anak dapat berkembang sesuai karakter bangsa Indonesianya yang berbudaya, karena seni wayang kulit tersebut di dalamnya terkandung tuntunan yang sangat mulia dalam rangka menjalani kehidupan di tengah masyarakat,” jelas Ir Budi Sulistyono. (sinarngawi.com)
Daftar Sekolah Yang Menerapkan Kurikulum 2013
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah merilis detail sekolah yang menerapkan Kurikulum 2013. Kurikulum pengganti KTSP ini mulai diterapkan tahun ajaran baru 2013/2014 yang dimulai pertengahan Juli mendatang. Sejumlah 6.325 sekolah mulai dari tingkat SD sampai SMA/SMK menjadi sasaran penerapan Kurikulum 2013 pada tahun ini.
Kemendikbud merilis situs baru yang diberi nama SEPIK dengan bersubdomain kurikulum.kemdikbud.go.id. SEPIK merupakan singkatan dari Sistem Elektronik Pementauan Implementasi Kurikulum 2013. Melalui situs ini Kemendikbud menampilkan informasi secara detail mengenai;
- 6.325 Sekolah Sasaran Kurikulum 2013
- 74.289 PTK Sasaran Pelatihan Kurikulum 2013
- Jadwal dan Lokasi Pelatihan di 6 Region dan 31 LPMP
Sasaran sekolah yang mulai menerapkan Kurikulum 2013 ini diprioritaskan sekolah eks RSBI dan berakreditasi A. Alasannya sekolah tersebut dinilai lebih siap melaksanakan Kurikulum 2013. Ketika tulisan ini dibuat (31/05/2013), SEPIK masih melakukan proses verifikasi, untuk mengetahui daftar sekolah yang menerapkan Kurikulum 2013 bisa dilihat di http://kurikulum.kemdikbud.go.id/public/school
Kurikulum 2013 diterapkan mulai jenjang SD sampai SMA/SMK di 33 provinsi seluruh Indonesia. Jenjang SD yang mulai menerapkan Kurikulum 2013 pada 15 Juli mendatang hanya 2.598 SD. Jumlah SD yang menerapkan Kurikulum Baru ini tidak lebih dari 2 persen dari seluruh SD di Indonesia yang berjumlah sekitar 148.361 SD. Pada tahap awal, hanya kelas 1 dan 4 yang menerapkan kurikulum dengan metode tematik integratif ini.
Langganan:
Postingan (Atom)





